Puan, segeralah menghindar
Gundah hati ingin bersandar
Namun tak 'kan hadir angin berlayar
Jelas sudah, semesta tak mungkin setuju
Mau hancur kau jadi abu?
Mau hanyut kau ditelan gemuruh?
Jelas semua terserah padamu
Kisah ini tak 'kan bermuara, sayang
Sedari awal, aliran ini telah bercabang
Tak ada titik temu, semua telah terhalang
Hasilnya hanya gersang dan ilalang
Puan, jangan lupa berdoa
Ku tahu hatimu telah terpenuhi hadirnya
Namun kau bisa apa? hadir Tuhan jauh lebih kuasa
No comments:
Post a Comment