Sunday, 24 June 2012

Satu Pertanda

Deru angin ini beku
Di tengah riak air berseru
Hanya aku,
Yang tak bersatu

Kalian tak melirik
Bahkan tuli dengan semesta
Menebarkan jiwa - jiwa rapuh
Tertiup... Terbang... Menyatu dalam ruh

Debu menutupi mata
Hati tercampur kelabu
Hanya ombak menyapu,
Lalu hanyut sampai jauh...

Ya, tangan ini lemah
Sekali hinggap, hancur berkeping
Namun, adakah satu pertanda
Untuk semua ini ?

No comments:

Post a Comment