Sunday, 12 August 2012

Senja Di Batas Kelabu

Senja di batas kelabu
Bersemu terang dalam wajahmu
Seluruh kagum memenuhi pelupuk
Meringik... Mengais, seluruh lagu

Arjuna menopang kakek tua berjanggut

Menghentak kaki, sekerjap kilat bersambut
Namun bingar terlanjur membalut
"Hei! Tolong dengarkan aku!"

Tapak kaki berderu campur emosi

Jiwa suci ? Jangan ditanya! Jangan diharap!
Saksi hidup dari sang illahi
Entah ke bumi, atau juga mati

No comments:

Post a Comment