Teruntuk seseorang di jalan pahlawan emansipasi,
Perihal makna dibalik keheninganku.
Tenang sayang,
Aku sudah terlanjur jatuh ke dasar hatimu.
Mana mungkin aku kabur?
Aku membisu karena aku malu.
Semakin ku telusuri senyum di wajahmu.
Semakin tak kuasa aku menahan cemburu.
Apalagi jika kau bersenda gurau dengan puan-puan itu.
Maafkan aku,
Padahal aku sudah berjanji tak akan cemburu.
Tapi cermin di kamarku seakan mengadu.
Perihal rupaku yang tak layak memilikimu.
Entah ini keberuntunganku atau kesialanmu.
Bagus Tulisannya, salam kenal dari ezzyh
ReplyDeleteTerima kasih banyak, salam kenal juga 🙋
Delete